Wagir, 16–17 Juli 2025 — Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti lingkungan SMP Negeri 1 Wagir saat sekolah ini menggelar kegiatan Penerimaan Anggota Baru (Penabar) Pramuka Tahun 2025–2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momen penting bagi para siswa baru kelas 7 untuk secara resmi bergabung dalam keluarga besar Gerakan Pramuka SMPN 1 Wagir. Tak hanya sekadar kegiatan rutin tahunan, Penabar tahun ini juga menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025/2026.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian pada peserta didik baru. Melalui kegiatan Penabar, para siswa diperkenalkan pada semangat kepramukaan yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan semangat gotong royong. Tema kegiatan tahun ini berfokus pada pembentukan karakter pelajar yang tangguh, mandiri, dan berjiwa pengabdian tinggi terhadap lingkungan dan sesama.
Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh pengurus Pramuka SMPN 1 Wagir sebagai panitia pelaksana dengan arahan dari Kak Akbar Wicaksono dan Kak Lidya Yuli selaku pembina Pramuka. Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi oleh barisan peserta yang mengenakan seragam pramuka lengkap. Wajah-wajah antusias tampak dari para siswa baru yang siap mengikuti rangkaian kegiatan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 1 Wagir, Drs. Budi Prasetyo, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan sarana penting dalam membentuk kepribadian pelajar yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa kepemimpinan.
Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai kegiatan menarik dan edukatif seperti latihan bmateri kepramukaan, permainan, serta kegiatan seru lainnya. Suasana penuh keceriaan terlihat di setiap sesi, di mana para siswa belajar dengan semangat tinggi dan saling membantu dalam menyelesaikan berbagai tantangan. Kegiatan tidak hanya melatih keterampilan dasar pramuka, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, ketekunan, dan rasa percaya diri.
Malam itu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu, yaitu upacara api unggun. Seluruh peserta berkumpul di lapangan sekolah di bawah langit malam yang cerah. Nyala api unggun menjulang tinggi, menyinari wajah-wajah penuh semangat para peserta yang membentuk lingkaran besar mengelilingi api. Upacara diawali dengan penyalaan obor oleh pembina pramuka, diiringi lagu dan janji Dasa Dharma Pramuka yang diucapkan dengan khidmat. Api unggun menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan tekad para anggota baru untuk terus menyalakan nilai-nilai kepanduan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah upacara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan yang dipandu alumni. Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorak gembira menciptakan suasana akrab antara peserta, panitia, dan pembina. Momen ini menjadi bukti bahwa Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang kebersamaan, solidaritas, dan pembentukan karakter yang menyenangkan.
Kak Akbar dan Kak Lidya selaku pembina menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa dari seluruh peserta. Mereka menilai bahwa semangat, kedisiplinan, dan kebersamaan yang ditunjukkan selama kegiatan merupakan cerminan positif dari calon-calon pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi sekolah dan masyarakat.
Melalui kegiatan Penabar 2025–2026 ini, para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah dan kegiatan kepramukaan, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga tentang arti kerja sama, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah. Banyak peserta mengaku mendapatkan kesan mendalam dari kegiatan ini, terutama saat upacara api unggun yang meninggalkan kenangan emosional dan mempererat rasa persaudaraan di antara mereka.
Kepala SMPN 1 Wagir, Drs. Budi Prasetyo, menutup kegiatan dengan pesan agar semangat kepramukaan yang telah tumbuh tidak berhenti di sini. Beliau berharap para siswa terus menjaga nilai-nilai positif yang telah mereka pelajari selama Penabar dan menerapkannya dalam kehidupan belajar di sekolah. Dengan karakter yang kuat, disiplin, dan tangguh, para siswa diharapkan menjadi generasi penerus yang mampu membawa nama baik sekolah di masa depan.
Kegiatan Penabar Pramuka 2025–2026 menjadi bukti nyata komitmen SMPN 1 Wagir dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter unggul dan berjiwa sosial tinggi. Semangat yang menyala dari upacara api unggun menjadi simbol bahwa jiwa kepanduan di SMPN 1 Wagir akan terus hidup, menginspirasi, dan menerangi langkah generasi muda menuju masa depan gemilang.
