WAGIR, 15 Desember 2025– Langkah besar untuk merajut masa depan pendidikan yang gemilang tengah dipancangkan oleh keluarga besar SMP Negeri 1 Wagir. Selama empat hari penuh, terhitung sejak Senin, 15 Desember hingga Kamis, 18 Desember 2025, sekolah ini menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang sangat krusial. Bertempat di lingkungan sekolah yang asri, kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi dan Digitalisasi Pembelajaran menyongsong Sekolah Unggul” ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah ikhtiar pengimbasan dari program bimbingan teknis sekolah unggul Kabupaten Malang yang didampingi oleh Universitas Negeri Malang. Perhelatan ini dibuka secara resmi dengan penuh khidmat melalui sambutan dari Pengawas Pendidikan Kabupaten Malang, Ibu Aning Indriasari, M.Pd., serta Kepala SMP Negeri 1 Wagir, Bapak Muriadi, S.Pd., M.Pd., yang keduanya menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk terus menyalakan api inovasi di tengah derasnya arus zaman.

Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran yang Menyenangkan
Memasuki hari pertama dan kedua, suasana laboratorium dan ruang pertemuan tampak berdenyut dengan semangat pembaruan. Di bawah bimbingan Bapak Yusuf Octaviano Frandianzah sebagai pemateri utama, bapak dan ibu guru menyelami dunia kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence melalui platform Canva AI dan Gemini AI. Para guru bukan hanya diajarkan untuk menggunakan teknologi, melainkan didorong untuk meramu materi ajar, kegiatan pembelajaran, hingga latihan soal yang interaktif dan inovatif dalam balutan website Canva. Tidak berhenti di situ, cakrawala digitalisasi pembelajaran semakin diperluas pada hari berikutnya dengan pelatihan Wayground. Melalui platform ini, materi pembelajaran yang sering dianggap kaku oleh siswa kini dikemas menjadi permainan edukatif yang memikat. Langkah ini diambil sebagai strategi jitu untuk menyuburkan minat belajar siswa, mengubah ruang kelas menjadi panggung eksplorasi yang tidak lagi membosankan namun tetap sarat akan substansi ilmu pengetahuan.
Merangkai Proyek Kokurikuler dan Kearifan Lokal yang Berkarakter
Hari ketiga menjadi momen bagi para pendidik untuk merancang kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran yang berwawasan global namun tetap berpijak pada nilai lokal. Salah satu terobosan utama adalah integrasi pembiasaan bahasa asing dalam setiap proyek yang dirancang. Proyek International Language Day tidak hanya mengangkat tema rekayasa dan teknologi, tetapi juga menjadi wadah habituasi bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya sebagai alat komunikasi utama. Hal ini dilakukan agar siswa terbiasa berinteraksi dalam lingkungan bilingual, sehingga mereka memiliki kepercayaan diri di kancah internasional.

Semangat global ini diseimbangkan dengan proyek Cultural Week bertema Bhinneka Tunggal Ika serta proyek “I Wanna Be…” yang mengangkat kearifan lokal seperti kewirausahaan pengrajin tahu dan pelestarian Wayang Krucil. Dengan perpaduan apik antara kefasihan berbahasa asing dan kecintaan pada budaya lokal, SMP Negeri 1 Wagir berkomitmen mencetak generasi yang mampu “berpikir global, bertindak lokal,” menyiapkan siswa menjadi warga dunia yang tetap rendah hati pada akar budayanya.
Membangun Rumah Digital Pendidik Profesional
Sebagai pamungkas dari rangkaian kegiatan yang padat makna ini, pada hari keempat, fokus beralih pada pemantapan identitas digital setiap guru melalui pelatihan Google Sites. Di tangan para pendidik yang berdedikasi ini, setiap guru berhasil membangun website pribadi yang komprehensif. Portal digital ini kini menjadi rumah bagi profil guru, materi ajar, video pembelajaran, hingga transparansi nilai bagi siswa. Inisiatif ini merupakan bukti nyata dari peningkatan kompetensi guru di SMP Negeri 1 Wagir dalam menciptakan ekosistem belajar yang terbuka dan mudah diakses dari mana saja. Dengan adanya portofolio digital ini, komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua diharapkan menjadi lebih harmonis dan efisien, sejalan dengan napas digitalisasi pendidikan modern.
Menyongsong Cahaya Masa Depan Sekolah Unggul
Rangkaian kegiatan IHT ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen SMP Negeri 1 Wagir untuk berdiri tegak sebagai Sekolah Unggul di Kabupaten Malang. Harapan besar tersemat agar seluruh ilmu dan keterampilan baru yang diperoleh para guru dapat terimplementasi secara konsisten dalam keseharian belajar-mengajar. Transformasi ini bukan hanya soal pergantian perangkat teknologi, melainkan tentang perubahan paradigma untuk memberikan layanan pendidikan terbaik yang mampu mencetak generasi emas. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang tiada henti, SMP Negeri 1 Wagir siap menjadi mercusuar pendidikan yang menginspirasi, melahirkan tunas-tunas bangsa yang cerdas secara intelektual dan luhur secara budi pekerti di tengah masyarakat Kabupaten Malang yang dinamis.
