PENDOPO KABUPATEN MALANG, 1 DESEMBER 2025 — SMPN 1 Wagir kembali menorehkan tinta emas di panggung regional. Delapan siswi terbaik sekolah mendapatkan kehormatan luar biasa untuk menjadi pembuka acara utama dalam Resepsi Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang. Acara agung yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Malang ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, termasuk Bapak Bupati Drs. H. M. Sanusi M.M. dan Ibu Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya.

Delapan talenta budaya dari SMPN 1 Wagir ini tampil memukau. Di antara mereka terdapat Berlinda Aisyah, yang juga kebetulan memegang amanah sebagai Ketua OSIS periode 2025-2026, memimpin tujuh rekan lainnya: Linda, Tasqila, Adel, Kalea, Nadira, Aulia, dan Aurel. Mereka adalah duta sekolah yang bernaung di bawah Sanggar Tari Sekar Dilem Gondowangi Wagir. Penampilan mereka di hadapan para pemangku kepentingan daerah bukan sekadar tarian biasa, melainkan sebuah jembatan budaya yang menghubungkan generasi muda dengan akar tradisi mereka. Dengan keanggunan dan presisi gerak yang telah dilatih berbulan-bulan, mereka berhasil memancarkan aura kearifan lokal Malang yang kental, menunjukkan bahwa seni tradisional masih hidup dan relevan di hati pelajar.

Cuplikan Tampilan Tari dari Sanggar Tari Sekar Dilem

Peran mereka dalam resepsi ini sangatlah sentral. Tari yang mereka bawakan menjadi pintu gerbang menuju pertunjukan utama: Wayang Krucil Ereng-Ereng Gunung Katu. Wayang krucil ini dikenal sebagai khazanah seni tunggal dan satu-satunya yang dimiliki Kabupaten Malang, menjadikannya sebuah warisan budaya yang tak ternilai. Terpilihnya tim dari SMPN 1 Wagir untuk membuka acara utama tersebut menggarisbawahi kepercayaan pemerintah daerah terhadap bakat dan dedikasi siswa dalam melestarikan budaya. Suasana di Pendopo terasa khidmat, namun penuh apresiasi. Tepuk tangan gemuruh para hadirin menjadi majas penghargaan atas kerja keras para siswi. Ini adalah bukti nyata bahwa selain unggul dalam bidang akademik, siswa-siswi Spanewa juga merupakan episentrum pengembangan seni dan budaya di tingkat kabupaten.

Pengalaman tampil di hadapan para pemimpin daerah pada momen historis Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265 ini diharapkan dapat menjadi memori inspiratif yang tak terlupakan bagi Berlinda dan rekan-rekan penari lainnya. SMPN 1 Wagir menyampaikan rasa bangga yang tak terhingga atas kontribusi mereka dalam perayaan ini. Harapannya, pengalaman ini semakin memupuk kecintaan mereka terhadap seni dan budaya lokal, menjadikan mereka duta sejati yang akan terus membawa nama baik sekolah dan daerah. Dengan dukungan penuh terhadap potensi non-akademik seperti ini, sekolah menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi yang utuh: cerdas, disiplin, dan kaya akan identitas budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *